Kepemimpinan
Pengertian
Kepemimpinan
Kepemimpinan
adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya
dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan
adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan
pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang
ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Tipe-Tipe
Kepemimpinan
1)
Tipe pemimpin Otokratis
·
Yaitu
seorang pemimpin yang bercirikan:
·
Menganggap
organisasi sebagai milik pribadi
·
Keras
dalam mempertahankan prinsip
·
Jauh
dari bawahan
·
Tidak
mau menerima kritik, saran, dan pendapat
·
Perintah
diberikan secara paksa
Contoh
pemimpin dengan tipe otokratis yaitu Muammar Abu Minyar al-Qaddafi atau Muammar
Khaddafi, dia adalah penguasa otokratis de facto Libya dari 1969 sampai 2011,
setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer.Dia menghapuskan Konstitusi
Libya tahun 1951 dan menerapkan undang-undang berdasarkan ideologi
politiknya.Kekuasaan yang hampir 42 tahun telah menempatkannya menjadi penguasa
terlama sebagai pemimpin non-kerajaan keempat sejak tahun 1900 dan terlama
sebagai pemimpin penguasa Arab.Dia menyebut dirinya sebagai "The Brother
Leader", "Guide of the Revolution", dan "King of Kings
(Raja segala raja)".Setelah berhasil merebut kekuasaan, Khaddafi mulai
menghilangkan oposisi dan kehidupan warga Libya menjadi dibatasi.Ideologi Khaddafi
disebut Teori Internasional Ketiga yang dijelaskan dalam Buku Hijau.Keluarga
Khaddafi mengambil alih sebagian besar perekonomian Libya.Khaddafi menggunakan
miliaran pendapatan minyak untuk proyek-proyek internasional. Dia memulai
perang dengan memerintahkan orang lain dan menggunakan senjata nuklir dan bahan
kimia sebagai senjata pemusnah massal. Diam-diam, ia mengalokasikan pendapatan
negara untuk mensponsori teror dan kegiatan politik lainnya di seluruh dunia
2)
Tipe Militeristis
Yaitu
seorang pemimpin yang bercirikan :
·
Sering
mempergunakan sistem perintah dalam menggerakkan bawahannya
·
Senang
bergantung pada pangkat dan jabatan dalam menggerakkan bawahannya
·
Menuntut
disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan
·
Segala
sesuatu bersifat formal
Contoh
pemimpin dengan tipe militeris yaitu Hirohito ( kasiar jepang ke-124) dalam
sejarah jepang dia adalah kasiar dengan masa jabatan terlama dari 1926 – 1989
dan merupakan tokoh penting dalam perang dunia II dan pembangunan kembali
jepang. Masa kekuasaannya sebagai kaisar dikenal dengan era showa ( Damai,
cerah budi ), di indonesia sendiri ketika indonesia di bawah kekuasaan jepang
Hirohito dikenal sebagai Tenno Heika ( Yang mulia kaisar ).
3)
Tipe Paternalistis
Yaitu
seorang pemimpin yang:
·
Menganggap
bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa
·
Bersikap
terlalu melindungi
·
Pemimpin
bertindak sebagai bapak
·
Keputusan
di tangan pemimpin
Contoh
pemimpin dengan tipe paternalistis yaitu George Washington presiden Amerika
Serikat yang pertama dengan masa jabatan 30 April 1789 – 4 Maret 1797. Pada
umur 21 tahun beliau masuk tentara dan diangkat menjadi letnan kolonel saat
mengikuti wajib militer oleh gubernur negara bagian virginia. Ketika umur 33
tahun dia memihak dan memipin rakyat
virginia yang memberontak melawan orang – orang inggris. Pada tahun 1775 ia diangkat menjadi panglima
tertinggi oleh kongres kontinental, yaitu kongres ke 13 daerah jajahan inggris.
pada tahun 1789 setelah konstisusi disahkan, ia dipilih dengan suara bulat
menjadi presiden amerika yang pertama.
4)
Tipe Open Leadership
·
Berpartisi
aktif dalam kegiatan organisasi
·
Bersifat
terbuka
·
Bawahan
diberi kesempatan untuk memberi saran dan ide-ide baru
·
Keputusan
ada di tangan pemimpin
·
Menghargai
potensi individu
5)
Tipe Laissez Faire
Yaitu
seorang yang bersifat:
·
Memberi
kebebasan kepada para bawahan
·
Pimpinan
tidak terlibat dalam kegiatan
·
Semua
pekerjaan dan tanggung jawab dilimpahkan kepada bawahan
6)
Tipe Demokratis
Yaitu
tipe yang bersifat:
·
Berpartisipasi
aktif dalam kegiatan organisasi
·
Bersifat
terbuka
·
Senang
menerima saran, pendapat bahkan kritik.
Fungsi
dari pemimpin dalam organisasi.
Seorang
kepemimpinan dalam suatu organisasi Akan sangat mempengaruhi gerak laju dari
organisasi itu sendiri.kepimpinan dalam organisasi merupakan pengaruh antar
priadi yang dilakukan situasi, melalui proses komunikasi dan di arahkan
pencapaian tujuaan .namun tetapi , pada zaman modern ini bangak terjadi konflik
dalam organisasi karena tidak kesetujuaan antara dua atau lebih anggota
organisasi .bahkan tidak bekerja sama antara ketua dan bawahan .akhirnya
disitulah terjadi konflik amtara satu
samaa
lain.adapula fungsi dan tugas kepemimpinan dalam organisasi.
Tugas
pokok Kepemimpinan dalam organisasi
Tugas
pokok seorang pemimpin yaitu melaksanakan fungsi-fungsi manajemen seperti telah
yang di sebutkan sebelumnya yang terdiri dari merencanakan menorganisasikan ,
mennggerakan dan mengawasi .Agar orang- orang yang memimpin mau bekerja secara
efektif seorang pemimipin harus memiiki inisiatif dan kreatif harus selalu
memperhatikan hubungan manusiawi.secara lebih terperinci tugas- tugas seorang
pemimpin meliputi ; pengambilan keputusan menetapkan sasaran dan menyusun
kebijaksanaan ,mengorganisasikan dan menempatkan pekerja, mengkordinasikan
kegiatan-kegiatan secara vertical ( antara bawahan dan atasan )auun secara
horizontal ( antar bagian atau unit ),serta memimpin dan mengawasi pelaksanaan
kegita tersbut.
Secara
umum , tugas –tugas pokok pemimpin antara lain:
Melaksanakan
managerial , yaitu berupa kegitan pokok meliputi pelaksanaan :
Penyusunan
Rencana
Mendorong
( memotivasi ) bawahan untuk dapat bekerja dengan giat dan tekun .
Membina
bawahan agar dapat bekerrja secara efektif dan efesien.
Menyusun
fungsi manajemen secara baik.
Membina
bwahan agar dapat memikul tanggung jawab tugas masing-masing secara baik.
Fungsi
pemimpin dalam suatu organisai tida dapat di bantah merupakan sesuatu fungsi
yang sangat penting bagi keberadaan dan kemajuaan orgnisasi yang bersangkutan
pada dasarnya fungsi kemimpinan 2 aspek yaitu :
Fungsi
admintrasi , yaitu yakni mengadakan fomulasi kebijaksaan admintrasi dan
menyediakan fasilitasnya.selain itu ,fungsi pemimpin dalam mempegaruhi dan
mengarahkan individu atau kelompok bertujuan untuk membantu organisaasi
bergerak kearah pencapaian tujuaan. dan juga ada pula gaya memimpiiin dalam
organisasi pemimpin menerangkan kepada bawahan apa yang harus di kerjakan
bagaimana cara mengerjakan ,kapanharus di lakasakan pekerjaan itu ,dan dimana
harus dilakukan.dan pula pemimpin haus pengarahan epada bawahansupaya ada
persatuan dalam organisai .tetapi pada zaman sekarang ini bangak pemimpin dalam
organisasi yang tidak bekerja sama antara bawahan dan atasan akhirnya disitulah
timbul konflik
DAFTAR PUSTAKA
http://andriplus62.blogspot.co.id/2014/12/kepemimpinan-tugas-softskill-minggu-13.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar